Artikel

Revolusi Mental dalam Konteks History

Dipublish tanggal 13 November 2017, Dikirim oleh Admin

Dalam konteks Indonesia, Istilah Revolusi Mental pertama kali dicetuskan Presiden RI pertama yakni Soekarno dalam pidato kenegaraan memperingati Proklamasi Kemerdekaan Indonesia tanggal 17 Agustus 1957.

Revolusi Mental ala Soekarno adalah semacam Gerakan Hidup baru untuk menggembleng manusia Indonesia menjadi manusia baru yang berhati putih, berkemauan baja, bersemangat Elang Rajawali dan berjiwa Api.

Semangat revolusi mental ini juga kemudian menjadi dasar bagi Soekarno pada tanggal 17 Agustus 1964 untuk memperkenalkan gagasan Trisakti, yaitu :

  • Indonesia berdaulat dalam politik;
  • Indonesia berdikari dalam ekonomi;
  • Indonesia Berkepribadian dalam kebudayaan.

Gagasan Revolusi Mental ini kemudian pada tahun 2014 digaungkan kembali oleh Presiden ke-7 Republik Indonesia Ir. Joko Widodo. presiden Joko Widodo menyerukan untuk memulai sebuah Gerakan Nasional Revolusi Mental untuk mengubah kebiasaan lama menjadi kebiasaan baru demi mewujudkan Indonesia yang berdaulat, berdikari dan berkepribadian.

Gerakan Revolusi Mental sudah dimasukan dalam RPJMN (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional) 2014-2019. Oleh karena itu menjadi kewajiban bersama kita untuk mengimplementasikan gerakan ini supaya Indonesia Baru yang kita impi-impikan tercapai. Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan akan menjadi Koordinator dari seluruh Gerakan Revolusi Mental.


Copyright © Kesbangpol dan Linmas Kabupaten Tegal